1. Detach & Attach Database File.
2. Import Data via SQL Server Management Studio.
Berikut ini langkah-langkah untuk setiap metode diatas.
1. Detach & Attach Database File.
a. Remove database content pada web application yang ingin dipindahkan datanya.
b. Buka SQL Server Management Studio dan detach database yang sesuai.
Catatan :
Jangan sampai salah pilih instan SQL Server, biasanya instan SQL Server untuk
Sharepoint diakhiri dengan kata "sharepoint" dengan format [nama sever]
c. Setelah detach selesai, copy database (mdf dan ldf file) ke server produksi kemudian attach ke SQL Server.
d. Buatlah web application dan site collection di server Sharepoint yang baru dan arahkan nama server database dan nama
e. Selesai.
a. Buatlah nama database baru di server database produksi
b. Import data dari server development dan pilih database sesuai dengan database content yang ingin dicopy contentnya, format content database standar di sharepoint sbb : WSS_Content_[GUI].
c. Setelah impor data selesai, buatlah web application dan site collection dengan template yang sama di server Sharepoint yang baru dan arahkan nama server database dan nama database content baru di server database produksi. (Jika perlu copy kan juga database config karena setting situs dan feature yang terinstal ada disini. Tetapi saya pribadi tidak melakukan hal ini)
d. Selesai.
Catatan :
Jika anda ingin mengkopi database content. Pastikan SQL Server mempunyai versi yang sama.
Saat attach database, kemungkinan anda tidak dapat mengakses menu "Manage Content and Structure" situs anda. Hal ini disebabkan jika ada list yang rusak saat attach. Solusinya adalah cek satu persatu list didalam menu view all site content dengan cara klik list-list tersebut dan pastikan list tersebut bisa dibuka, jika tidak bisa dibuka/error maka hapuslah list tersebut melalui SP Designer.
Tautan terkait : http://support.microsoft.com/kb/833797
Semoga postingan singkat ini bermanfaat.
Salam.
0 komentar:
Post a Comment