Posts

Showing posts with the label K2

Process Overview shows No Data Available in K2 Workspace

Image
Topik Pada posting berjudul " Process Overview shows No Data Available " kali ini akan diberikan solusi jika akun yang telah diberikan akses melalui Management Console masih menampilkan pesan " No Data Available " di menu Process Overview . Seperti terlihat dibawah ini : Link asli resolusi bisa dilihat di : https://community.k2.com/t5/K2-blackpearl-Articles/Process-Overview-shows-No-Data-Available/ta-p/85378 Penjelasan Hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut : Go to K2 Workspace Open Management Console Expand the K2 server node and then expand Users Select Process Rights and enter the username of your new Admin. Click on Search. Select your new Admin from the result list, and select View Details Assign Admin permission for all the processes   Dibawah ini tampilan setelah akses telah ditambahkan ke akun yang dituju.   Semoga posting tentang " Process Overview shows No Data Available " diatas dapat bermanfaat. Salam...

Not connected to K2 Server / A connection to the K2 Server could not be established

Ketika membuka K2 Project di K2 Studio dan muncul pesan "A connection to the K2 Server could not be established" or "Not connected to K2 server" dan juga terjadi pada saat melakukan deploy workflow melalui K2 Studio. Analisa Hal ini biasanya disebabkan karena kesalahan konfigurasi di K2 Studio. Berikut ini hal-hal yang dapat kita lakukan : Pertama yang perlu kita lakukan adalah melakukan pengechekan koneksi terhadap setting koneksi di K2 Server melalui menu File > Options: - Pastikan nama server yang disetting benar. - Pastikan port host server benar (Default 5555) Selanjutnya lakukan pengechekan hal yang sama di Workflow Server Environment Field menggunakan object browser : - Pastikan nama server yang disetting benar. - Pastikan port host server benar (Default 5252) Semoga posting tentang " Not connected to K2 Server/A connection to the K2 Server could not be established " diatas dapat bermanfaat. Salam

K2 Package And Deployment Error : Form is referencing the 'UnknownEnvironmentField' Field that could not be found

Image
Sesuai dengan judul posting diatas " K2 Package And Deployment Error : Form is referencing the 'UnknownEnvironmentField' Field that could not be found " terjadi pada saat akan melakukan packing smartform dari environment Development ke Production. Umumnya error tersebut terjadi jika ada error di line rule SmartView maupun SmartForm. Bedanya adalah jika terjadi error di SmartView maka error detail akan lebih jelas diperlihatkan sedangkan jika di SmartView kita perlu cek satu per satu rule-nya. Jika di SmartView terdapat SmartObject yang telah dihapus tetapi masih ada di rule meskipun telah di-disable, maka hapuslah line rule tersebut karena tetap akan menyebabkan error meskipun rule action telah di-disable. Untuk level SmartView dan SmartForm periksa juga rule yang berisi objek link yang mengambil data Environment Runtime. Dibawah ini sample Environment yang error : Semoga postingan tentang " K2 Package And Deployment Error : Form is referencing ...

K2 Process Name Not Shown In Process Overview

Image
Sesuai judul diatas " K2 Process Name Not Shown In Process Overview " dibawah ini yang perlu dilakukan pengechekan : Instance process untuk Process Name workflow harus ada Access Right untuk Domain User ditambahkan di Process Name melalui K2 Workspace. Sesuai gambar dibawah ini : Semoga posting tentang " K2 Process Name Not Shown In Process Overview " diatas dapat bermanfaat. Salam,

Show Total Number of Pages In K2 SmartView

Image
Topik Pada posting kali ini akan dibahas mengenai cara menambahkan total row di K2 SmartView. Posting ini saya beri judul " Show Total Number of Pages In K2 SmartView " Dibawah ini tampilan sebelum kita setting total row untuk K2 SmartView.   Dibawah ini tampilan setelah kita setting total row untuk K2 SmartView Catatan : Jika kita mengaktifkan fitur total rows maka akan berimplikasi pada performance display maupun server karean semua SmartView akan berubah. Di dalam Web.config file di K2 Designer maupun K2 Runtime (tergantung kebutuhan). Carilah key dibawah ini : <add key="SmartObject.RuntimeListViewRowCount" value="false" /> Kemudian ubahlah value dari key menjadi True. <add key="SmartObject.RuntimeListViewRowCount" value="true" /> Lokasi default untuk 2 file Web.config tersebut ada dibawah ini : C:\Program Files (x86)\K2 blackpearl\K2 smartforms Designer\Web.config C:\Program Files (x86)...

K2 Workflow Line Rule Indent For Condition

Image
Pada posting kali ini akan dibahas fungsi indent pada Line Rule K2 Studio Workflow Designer. Indent pada Line Rule sangat berguna jika kita akan menambahkan kondisi OR pada Line Rule seperti terlihat pada gambar dibawah ini : Sebagai contoh untuk kondisi : Activity_ID = 27 AND LocationID = B000 OR LocationID = 2000 Maka agar Line Rule di K2 tidak salah menterjemahkan, kita perlu menambahkan kurung buka dan tutup untuk kondisi OR sbb : Activity_ID = 27 AND (LocationID = B000 OR LocationID = 2000) Dengan penambahan kurung buka dan tutup diatas maka akan lebih jelas maksud yang kita inginkan dan itulah fungsi indent di dalam Line Rule. Semoga posting tentang " K2 Workflow Line Rule Indent For Condition " diatas dapat bermanfaat. Salam,

Create New SmartObject Into Specific Folder Category

Image
Dibawah ini screen capture tentang topik " Create New SmartObject Into Specific Folder Category ". Tampilan category di SmartObject Tester secara default hanya menampikan level 1 dari root sehingga hanya akan tampil list dibawah ini. Sehingga untuk menempatkan SmartObject yang akan di publish maka kita ketikkan secara manual di kotak Category. Tips-nya adalah kita bisa copy pasti alamat category melalui K2 Designer. Semoga tampilan screen capture diatas cukup menjelaskan tentang " Create New SmartObject Into Specific Folder Category ". Salam,

Dari Masa ke Masa: Create Custom Worklist Query In K2 Blackpearl

Dari Masa ke Masa: Create Custom Worklist Query In K2 Blackpearl : Pada posting kali ini saya akan memberikan file agar kita dapat membuat " Create Custom Worklist Query In K2 Blackpearl ". Link untuk topik diatas bisa dilihat pada link berikut ini :  Create Custom Worklist Query In K2 Blackpearl.

Create Custom Worklist Query In K2 Blackpearl

Image
Pada posting kali ini saya akan memberikan file agar kita dapat membuat " Create Custom Worklist Query In K2 Blackpearl " Hal yang diperlukan agar query yang saya berikan dapat berjalan adalah user yang digunakan untuk menjalankan stored procedure tersebut mempunya akses read dan write ke database konten dan database K2 dan mengetahui nama proses workflow yang ingin ditampilkan. Parameter yang dibutuhkan untuk melakukan retrieve hanyalah nama proses workflow. File SP tersebut dapat diunduh pada link berikut : File Create Custom Worklist Query In K2 Blackpearl Semoga posting tentang " Create Custom Worklist Query In K2 Blackpearl " ditatas dapat bermanfaat. Salam,

K2 Mail Event Error The Parameter 'address' Cannot Be an Empty String

Image
Bagi pengguna K2 Workflow mungkin sudah tidak asing lagi dengan error " The Parameter 'address' Cannot Be an Empty String " yang terjad pada saat terjadi kegagalan mengirim notifikasi ke partisipan menggunakan mail event dari K2 Workflow . Penyebab munculnya error tersebut di Workspace - Workflow Server - Error Profile adalah alamat email yang digunakan berisi string kosong. Di K2 Workflow cara pengechekannya adalah sebagai berikut : Jika pengiriman email mengacu ke alamat email maka pastikan Stored Procedure yang menghasilkan alamat email tidak kosong. Cek preceeding rule pada destination user dan pastikan untuk setiap partisipan memiliki email agar tiap slot yang akan dibuat tidak error. Jika menggunakan AD Account maka pastikan data email di kolom properties tabel [Identity].[Identity] pada tag email berisi alamat email. Cek juga di bagian Data Instance Workflow tersebut destinasi yang sudah di-assign pada saat instance workflow dibuat. Maksudnya ada...

Internal Server Error 500 - CombinedResource.ashx In K2 SmartForm

Image
Problem " Internal Server Error 500 - CombinedResource.ashx In K2 SmartForm " ini terjadi pada saat kami memutuskan untuk mengganti HTTP menjadi HTTPS di K2 Server. Sebelum kita memutuskan untuk merubah HTTP menjadi HTTPS di K2, maka perlu dilihat beberapa item dibawah ini :  String Table di Workspace - Workflow Server ConnectionString EWS (Exchange Web Service) di Host Server Bin Application Pool Identity Passoword Smartform Runtime URL setting PDF Service Instance Masalah yang kami temui adalah pada saat mengakses Smartform halaman yang diakses tidak memunculkan display seperti biasa tetapi hanya muncul loading icon yang berputar. Setelah kami cek menggunakan Developer Tools Browser di bagian Network. Terdapat request yang resultnya adalah Internal Server Error 500. Sehingga kami mengambil kesimpulan bahwa ada bagian rendering yang tidak terkirim ke client. Akhirnya kami membuka tiket ke K2 Support untuk mengatasi masalah tersebut. Berikut ini tiket yan...

Cannot Save a PDF File in The Form

Image
Problem Cannot Save a PDF File in The Form di K2 Smartform . Resolution Dibawah ini adalah cara untuk mengatasi problem gagal simpan ke PDF pada K2 Smartform. Kita harus menggunakan PDF Converter Service Instance di dalam SmartObject Service Tester dengan mengikuti langkah-langkah dibawah ini : - Change Authentication Mode from Impersonate to ServiceAccount - Change useWebkit from true to false - Change serializeResources from true to false   Semoga posting tentang Cannot Save a PDF File in The Form diatas dapat bermanfaat . Salam,

K2 Information Failed To Return Data Table In Workspace

Image
Posting berjudul " K2 Information Failed To Return Data Table In Workspace " kali ini akan membahas cara memberikan akses ke dalam Workflow Server di K2 Workspace. Pesan informasi yang muncul pada saat kita tidak memiliki akses di Workflow Server di Workspace seperti terlihat dibawah ini : Dibawah ini adalah langkah-langkah untuk menambahkan akses ke dalam Workflow Server di K2 Workspace. Langkah 1 Langkah 2   Langkah 3 Centang bagian admin, export, impersonate dan kemudian klik icon simpan yang berada diatas. Semoga posting tenang  " K2 Information Failed To Return Data Table In Workspace " diatas dapat bermanfaaat. Salam,

Create Custom Worklist In K2 Designer

Image
Posting kali ini akan membahas tentang " Create Custom Worklist In K2 Designer ". Hal yang perlu dipersiapkan untuk membuat custom worklist adalah sebagai berikut : Buatlah SmartObject untuk Worklist Service Broker melalui SmartObject Tester . Buatlah Stored Prosedur yang kolomnya menyerupai Worklist Standar. Contoh kolom bisa dilihat dari SmartObject yang telah dibuat pada nomor 1. Buat SmartObject dari Stored Prosedur pada nomor 2. Bukalah K2 Designer dengan browser lalu edit  SmartObject pada nomor 1 kemudian petakan attribute dan buatlah asosiasi pada kedua SmartObject diatas tersebut. Petakan one-on-one dengan kolom folio sebagai key pada SmartObject Worklist Standar pada SmartObject Stored Prosedur yang kita buat.  Setelah hal diatas sudah siap maka kita hanya perlu membuat SmartView untuk Custom Worklist tersebut dengan memanggil methode Get Worklist dengan parameter username sesuai dengan login user. Penjelasn detail bisa dilihat pada gambar dibawa...

K2 Error Value Cannot Be Null. Parameter Name: s In SmartView and SmartObject

Jika kamu pernah menemukan error " K2 Designer Error Value Cannot Be Null.  Parameter Name: s " pada saat melakukan execute SmartObject atau pada saat membuka SmartObject maupun SmartView . Biasanya error tersebut terjadi setelah kita melakukan Deploy menggunakan pilihan create new SmartObject tetapi kita lupa untuk menambahkan Stored Procedure pada database dan SmartObject terlanjur terbuat tetapi tidak merefer ke Stored Procedure manapun. Setelah kita tambahkan Stored Procedure  dan melakukan Deploy ulang tetapi rror diatas masih terjadi, maka refresh Database instance melalui K2SmartObject tester agar Stored Procedure  yang baru kita tambahkan dikenal oleh K2. Semoga posting tentang " K2 Error Value Cannot Be Null.  Parameter Name: s " diatas dapat bermanfaat. Salam,

Resolution : K2HostServer CPU High Usage

Image
Pada umumnya yang dapat membuat konsumsi CPU adalah adanya program yang melakukan looping. Begitu juga dengan K2 Server yang mengkonsumsi CPU hingga diatas 90%, penyebabnya adalah karena adanya proses yang sudah stopped tetapi masih dicoba dijalankan oleh K2 Host Server. Bagian pertama yang perlu dicek adalah table [Server].[Async] di database K2. Table tersebut berisi semua task yang akan diproses oleh K2 Host Server. Normalnya adalah tabel tersebut akan menjadi kosong jika semua task telah dijalankan. Bagian kedua yang perlu dicek adalah K2 Workspace di bagian Workflow Server Process Instance untuk mengetahui proses yang masih stop. Langkah yang perlu dilakukan : Cek di table [Server].[Async] dan bandingkan dengan daftar proses instance yang masih ada di Workflow Server tetapi status-nya telah stopped . Carilah instance yang sama dengan [Server].[Async] dan kemudian hapus instance tersebut baru kemudian restart service K2 Host Server agar terinisialisasi ulang....

How To Update K2 SmartObject

Image
K2 SmartObject merupakan komponen di K2 yang menjadi penghubung antara Smartform dengan database . Setiap kita membuat sebuah SmartObject maka setiap SmartObject tersebut akan mempunyai ID berupa GUID disertai dengan System Name . Pada posting " How To Update K2 SmartObject " ini akan dijelaskan cara melakukan update pada SmartObject . Komponen yang perlu diperhatikan pada saat melakukan update SmartObject  adalah system name dan GUID. Agar dapat melakukan update terhadap SmartObject maka kita harus menyamakan GUID dan system name-nya. Tool yang dibutuhkan untuk melakukan update SmartObject adalah SmartObject Tester . Dibawah ini adalah langkah-langkah proses update tersebut. Cari SmartObject lama yang akan diupdate Catat System Name dan GUID-nya Pada SmartObject Tester pilih instan Database yang berisi Table atau Stored Procedure yang akan diupdate SmartObject -nya. Cari Stored Procedure dan klik kanan Create Smartobject Masukkan nama SmartObject pada kolom ...

Authorization Failed For Publishing SmartObject

Image
K2 Workspace menyediakan fitur-fitur untuk proses monitoring , maintenance , administering segala sesuatu yang ada di K2 Blackpearl. Begitu pula halnya jika pada saat menggunakan K2 Designer pada saat kita melakukan pembuatan atau pengeditan SmartObject kemudian muncul pesan " Authorization Failed For Publishing SmartObject " maka itu berarti bahwa user yang kita gunakan tidak punya akses untuk pembuatan maupun update SmartObject . Untuk memberikan permission publish pada SmartObject maka kita menggunakan K2 Workspace. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini : Menu untuk memberikan akses publish dan delete terdapat pada menu SmartObject kemudian Security . Semoga posting tentang " Authorization Failed For Publishing SmartObject " diatas dapat bermanfaat. Salam,

K2 Designer Request Timeout

K2 Designer Request Timeout merupakan judul posting kali ini.  Bagi developer K2, akses ke dalam K2 Designer merupakan kebutuhan wajib agar dapat membuat Smartform, Smartobject, maupun Smartview. Dengan banyaknya akses ke dalam K2 Designer yang dilakukan beberapa developer serta semakin kompleksnya isi dari K2 Designer maka kadangkala akses ke designer semakin berat atau bahkan timeout. Dari sisi client (browser), error timeout tidak terlihat pada K2 Designer karena halaman web hanya ada indikator loading. Sehingga kita perlu melakukan pengechekan pada event viewer untuk problem K2 Designer tersebut. Dibawah ini ada beberapa solusi yang bisa dilakukan agar problem timeout pada K2 Designer dapat diatasi. Solusi : Tambahkan maxrequestlength di web.config K2 Smartform Designer Lakukan recycling pada application pool yang digunakan oleh K2 Smartform Designer yang ada di IIS Webserver. Jika perlu setting-lah automatic recycling pool tiap beberapa menit atau jam. Semoga ...

Setting Custom K2 Authentication URL

Image
Melanjutkan posting saya yang membahas tentang K2. Maka pada posting kali ini saya akan memberikan cara untuk melakukan perubahan URL pada app otentikasi K2. Seperti yang telah kita ketahui, secara default bahwa setiap kali user login ke salah satu dari K2 Designer, K2 Runtime, dan K2 Workspace maka akan diminta melakukan otentikasi melalui K2 Identity. Secara default alamat K2 Identity adalah http://[nama host]/Identity . Kemudian bagaimana jika kita akan merubah URL tersebut jika kita akan menerapkan protokol https dengan certificate. Karena dengan menerapkan certificate maka akan efektif jika alamatnya diubah menjadi http://[nama host].[nama domain].com/Identity . Jawabannya adalah dengan melakukan setting issuer melalui K2 Designer seperti terlihat pada gambar dibawah ini : Semoga posting tentang " Setting Custom K2 Authentication URL " diatas dapat bermanfaat. Salam,