Posts

Step By Step Deploy K2 Application To Production

Image
Publish ke server Production merupakan langkah yang paling ditunggu setelah proses Development yang panjang. Hal yang pelu diperhatikan pada saat Publish atau Deploy untuk aplikasi yang dibangun dengan K2 Smartform, seperti terangkum pada langkah-langkah dibawah ini : Generate Script Database Development menggunakan SQL Server Management Studio . Jalankan Database Script di Database Server . Buatlah Service Instance Database menggunakan  SmartObject Tester . Rubah Service Instance GUID dari Database dengan GUID dari Instance di Development . Buat package dari application menggunakan K2 Deployment Package . Tick automatically dependency ketika membuat package Tick additional package dari Workflow agar Workflow juga otomatis ter-deploy Semoga posting tentang " Step By Step Deploy K2 Application To Production " diatas dapat bermanfaat. Salam,

Repeat Tablix Headers To Each Page In SSRS

Image
Pada artikel kali ini, penulis akan tunjukkan bagaimana cara untuk " Repeat Tablix Headers To Each Page In SSRS ". Header table sangat berguna jika halaman report jumlahnya lebih dari satu halaman. Hal ini untuk memudahkan membaca kolom yang ada di report tersebut. Dibawah ini adalah langkah-langkahnya : Klik tanda panah kebawah di bagian kanan Column Group sehingga muncul popup advance mode. Setelah itu akan muncul group static sejumlah kolom pada table. Klik pada batang static sehingga kolom pertama dari tabel aktif. Klik menu view dan tick properties sehingga properties muncul. Pilih true pada  RepeatOnNewPage. Simpan SSRS (CTRL + S). Setelah itu cobalah untuk menjalankan reporting dan klik pada halaman berikutnya. Terlihat bahwa pada setiap halaman telah terdapat header dari table. Semoga posting tentang " Repeat Tablix Headers To Each Page In SSRS " diatas dapat bermanfaat. Salam,

K2 Workspace Management Console Missing

Image
K2 Workspace menyediakan beberapa macam menu yang digunakan untuk melakukan monitoring proses workflow yang terletak pada menu Report . Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah menu Management Console yang digunakan untuk melakukan konfigurasi workflow dan melakukan perbaikan jika ada workflow yang error. Jika kita login menggunakan akun domain maka secara default menu Management Console tidak tampak pada menu yang tersedia seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini. Agar menu Management Console tersebut dapat muncul untuk akun domainn kita maka administrator server bisa menambahkan menu Management Console melalui menu Security seperti terlihat pada gambar dibawah ini, Semog posting tentang " K2 Workspace Management Console Missing " diatas dapat bermanfaat. Salam,

404.2 error: ISAPI and CGI Restriction list settings on the Web server

Image
404.2 error: "ISAPI and CGI Restriction list settings on the Web server" adalah error yang umum terjadi di webserver IIS. Penyebab-nya adalah karena CGI dan ISAP di level root  Web Server IIS  setting masih not allowed . Dibawah ini adalah cara melakukan allowed untuk CGI dan ISAPI di Web Server IIS . Semoga posting tentang " 404.2 error: ISAPI and CGI Restriction list settings on the Web server " diatas dapat bermanfaat. Salam,

Run Program As another User with UAC disabled

Image
User Access Control berfungsi untuk mencegah unwanted change pada Windows 7 termasuk dari serangan malware dan spyware karena setiap perubahan akan diminta konfirmasi. Saat menggunakan level akses administrator, perubahan cukup dengan menekan tombol yes atau no. Namun jika ada pada level user biasa, akan meminta konfirmasi  login sebagai administrator. Terkadang orang tidak terlalu menyukai dengan seringnya muncul pop up konfirmasi perubaha, jadi sering kita set UAC menjadi no notification atau istilahnya disable UAC. Pada level user biasa, UAC yang disable tidak akan memunculkan lagi  pop up namun langsung allow atau block change sesuai dengan apa yang sudah kita set. Masalah akan muncul ketika pada UAC disabled, kita hendak menginstal sesuatu terutama driver, karena UAC tidak muncul dan langsung melakukan blocking, walaupun kita  sudah menggunakan run as administrator . Kita perlu switch user ke administrator untuk bisa melaukan instalasi. Keden...

Edit In Report Builder Not Showing In SSRS

Image
SQL Server menyediakan fitur Reporting Service yang bisa diakses melalui browser dan untuk menampilkan link Edit In Report Builder maka user domain yang akan digunakan untuk melakukan editing haruslah diberikan akses terlebih dahulu. Jika user tersebut belum memilik akses maka tampilan dropdown tidak akan memiliki link edit seperti gambar dibawah ini. Before : Cara pemberian akses bisa dilihat pada gambar dibawah ini. Yang perlu diperhatikan adalah hanya user domain yang mempunyai otorisasi adminstrator yang dapat menambahkan, karena link Site Setting hanya akan muncul untuk user yang terdaftar sebagai adminstrator database server . Setelah user tersebut didaftarkan maka akan muncul link Edit In Report Builder seperti pada gambar dibawah ini. After : Semoga posting tentang " Edit Report Builder Not Showing In SSRS " diatas dapat bermanfaat. Salam,

Audits Or Change Data Capture In SQL Server

Image
Dalam membangun suatu sistem informasi, seringkali analis melupakan kebutuhan data untuk proses auditing. Atau kadangkala ada perubahan data yang baik sengaja atau tidak disengaja dilakukan oleh user yang menyebabkan data menjadi tidak valid sehingga seringkali timbul perselisihan. Dari masalah-masalah yang timbul diatas maka sebagai orang yang berkecimpung dibidang sistem informasi kita harus menyiapkan mekanisme untuk mengatasi hal tersebut diatas. Sejujurnya tidak tepat jika kita membandingkan antara Audits dan CDC di SQL Server karena memang Audits dan CDC merupakan dua mekanisme yang peruntukannya berbeda, Saya coba berikan pandangan singkat mengenai Audits dan CDC untuk memutuskan metode apa yang akan digunakan. Karena bisa jadi kita akan membutuhkan kedua metode tersebut. Pada Audits , proses  log hanya sebatas mencatat transaksi apa saja yang terjadi pada database seperti insert, select, update, delete maupun pengaksesan database. Di dalam log tersebut ...